Don't forget to rate the movie. Thank you

10 Hidup Horror, Sci-Fi, Dan Ragam Baru Dengan Meramaikan Toronto International Gambar Festival

Posted 2019/09/24 9 0

Jallikatu (2019)

Gambar yang menjumpai memberikan penontonnya berbagai guncangan yang berat dilupakan. Gambar karya tokoh Lilo Jose Pellissery yang ada adalah seimbang simfoni simpang-siuran dimana plotnya mengisahkan munding liar berderai-derai lepas landas berderai-derai menyebabkan mayhem di segenap suatu kampung kecil samping India. Filmnya memiliki kekuatan seperti Mad Max: Fury Road jenis on-foot , sedikit perbawa Jaw. Kedatangan kerbau palsu yang rusuh membuat Kami bertanya-tanya dengan jalan apa mereka mengemaskan segala sesuatunya bekerja taraf film minus harus mengiris satu khalayak pun. Menyaksikan Jallikattu menjadi suatu pintar unik, menggagahi biasa, maka menyenangkan.

Sea Fever (2019)

Horror akuatik merupakan sekuku dari sub-genre yang belum banyak tersua, tetapi Sea Fever komposisi Neasa Hardiman menunjukan kenapa kita mengikat waspada melihat dari apa yg mengintai parak kedalaman, begitu makhluk asing menyelinap pada kapal seser di segara lepas. Hidup ini amuh mengingatkan pemain pada horror klasik hampir tidak berbeda Aliaen lewat The Thing dengan jalan cerita mengasyikan porakporanda menantang mengandaikan Anda menyimpuk hal-hal yg belum terbuka.

Bacurau (Nighthawk)

Tepat selesai rilis The Hunt dibatalkan, TIFF memperbolehkan alternatif berbobot permainan sub-genre paling kritis yang mengintetrasi komentar sosial-politik dengan sudut fiksi keilmuan dan kecemasan. Premisnya umum: Di daerah Brasil ke masa nan akan datang, intim mana warganya dijual selaku mangsa pemburu asing nan haus kulawangsa (dipimpin bagi legenda bioskop kultus Udo Kier), 1 buah perlawanan terpelajar dalam bentrokan habis-habisan nun memungkinkan getah perca pembuat bioskop untuk mencampur genre memakai pukulan niat. Obat-obatan psikotropika dilibatkan disini.

Gundala (2019)

Bagaimana kalau the next superhero cinematic universe tak akan datang bermula superhero Amerika, melainkan turun dari distrik sendiri!. Joko Anwar menyiapkan film superhero yang bertikai berdasarkan tiruan komik rekaan Hasmi berikut ke rombongan massa Toronto. Gundala menganjurkan seni dukung diri dan juga full action yang super.

Knives Out (2019)

Satu diantara kejutan TIFF adalah macam mana film bergenre murder-mystery besutan Rian Johnson ini serupa itu disukai dengan universal. Knives Out dibintangi Chris Evans untuk perannya sebagai sikap tercela terus[cak] sebelumnya kontestan ini membuka kostum Captai America-nya seluruh waktu awut-awutan. Film sedemikian rupa dimulai berdasarkan kisah teka-teki sederhana menyaur pembunuhan seorang penulis roman yang bertumbuh menjadi sepadan komedi memesonakan yang konstruktif kepala Kalian terus menganggap mengenai apa sih yang akan segera terjadi serta.

The Vigil (2019)

Hidup bergenre ‘kerasukan setan’ atau pun eksorsisme erat Hollywood sering dikait-kaitkan karena alkitab & pendeta. Namun, di debut Keith Thomas ini, si sineas makan latar terbit mitologi Yahudi. Dave Davis memerankan Jakov, seorang putra muda berambai-ambai meninggalkan persatuan orthodoxnya buat merangkul semangat sekuler pada bekerja serupa seorang shomer, mengawasi batang tubuh anggota nasion yang epas meninggal juga dihantui per ‘evil presence’. Film yang ada mentransformasikan sistem Orthodox pada material gore, dengan Yakov yang sama sekali berpegang di doa agar keluar sebab situasi si ngiang-ngiang ini.

The Vast of Night (2019)

Nostalgia sci-fi klasik 50-an tidak sahaja menjamah sandiwara televisi sama dengan The Twilight Zone demi The Outer Limits, namun tetapi juga sementara ketika kami masih bertuah dengan konsep tentang term depan & keajaiban porakporanda dapat dibawanya. Debut Andrew Patterson, The Vast of Night menerangkan dua penjelajah internet pemuda pencari sumber pendapat misterius nan menyerang terminal radio provinsial mereka hadapan sebuah pura di New Mexico.

Synchronic (2019)

Ganda sineas bioskop Justin Benson dan Aaron Moorhead menebak membangun karir mereka secara memadukan lewah genre kontradiktif untuk entitas yang sama terlampau baru. Saat ini mereka mengembat Anthony Mackie dan Jamie Dornan diajak memerankan duduk orang saudara dalam satu buah time-bending crime thriller yg melibatkan duduk orang paramedis yang menghadang pengalaman realiti baru atas obat-obatan skema misterius. Synchronic adalah surat kabar duo sineas ini nan paling megah dan emosional, tetapi lagi memberikan pandai yang seronok.

La Llorona (2019)

Sebagai di Nusantara kita menyelami kuntilanak, jadi di Amerika latin terbit Llorona. Memerkosa seperti bioskop mitos kecemasan Amerika Latin umumnya, penjelmaan Jayro Bustamante, La Llorona, 100% berasal dalam asal muasal dan kultur Amerika Latin. Film di sini mengisahkan seorang jenderal matang yang dituduh melakukan sepak terjang genosida parak masa berantakan dan start melihat penampakan menakutkan nun terus merundung.

The Kebijakan deklarasi (2019)

Renungkan sebuah hotel prodeo di mana sel-sel ditumpuk secara tegak, dan satu-satunya makanan yang diberikan kepada tahanan diturunkan dari tingkat tertinggi – memberi makan orang-orang di sel atas tetapi membiarkan orang-orang di bawah kelaparan. Film ini menggabungkan komentar sosial yang tajam dan relevan tentang distribusi kekayaan dengan kengerian kejam ala Snowpiercer -nya Bong Joon-ho.