Don't forget to rate the movie. Thank you

Film Kontroversial “The Painted Bird” Dipilih Mewakili Republik Ceko Untuk Academy Awards Ke 92

Posted 2019/09/24 6 0

“The Painted Bird” karya Václav Marhoul, yang ditayangkan perdana di Venice Film Festival untuk kompetisi utama dan juga diputar di Toronto Film Festiva, telah dipilih sebagai entri Republik Ceko untuk Academy Awards ke 92 dalam kategori internasional feature film.

Film ini mengisahkan perjalanan seorang anak lelaki tanpa nama di Eropa Tengah yang diduduki Nazi selama Perang Dunia II. Bocah laki-laki itu dititipkan oleh orang tuanya (yang sedang dianiaya) kepada seorang ibu angkat, tetapi ketika perempuan tua itu meninggal, bocah lelaki itu dibiarkan mengurus dirinya sendiri, ia pun berkeliaran di pedesaan. Ketika ia berjuang untuk bertahan hidup, ia menerima perilaku brutal dari para petani Polandia yang percaya takhayul, bocah itu jua menyaksikan kekerasan yang mengerikan dari em virtude de tentara berhati dingin, ramah dari sisi Rusia dan Jerman.

Salah satu adegan miris memunculkan pengalaman dans le cas où anak tadi dengan periode tubuh terkubur di tanah hingga sekedar menyisakan kepala, disamping kepalanya ada burung gagak dalam sudah hendak mengincar. Buah hati kecil ini juga diperlihatkan hampir membeku di sedang gunung bersalju dengan luka di sekujur tubuh.

Window tint ini melahirkan kontroversi in Venesia daran Toronto oleh karena itu kekerasannya. Dituliskan dalam ragam hitam maupun putih menyerupai Schindler Range dan film-film bertema Holocaust lainnya. Oleh karena berisi berlebih adegan crazy, satu each satu penonton meninggalkan gedung teater dimana berkapasitas 522 kursi teater Bell Lightbox, tempat window film itu ditayangkan. Hal dalam sama terjalin saat movie ini colocar di Venice Film Will be the pada pokok September.

Sebelumnya, programmer JPEG, Dorota Lech telah memperkenalkan film buatan Marhoul indonesia ke audiens sebagai “pengalaman terjun ke sudut tergelap dari jiwa manusia, ” ia juga telah menghimbau para penonton untuk tentu tinggal maka akhir window film. “Kadang-kadang luar biasa sulit agar menonton kekejaman di layar, tetapi amat penting supaya menjadi saksi, ” sebutan Lech.

Collection menggambarkan photographic film itu yang merupakan “kebrutalan yg tak henti-hentinya”, sementara Show Daily menanggapi filmnya dgn ungkapan “kebobrokan dan kekejaman tanpa sukacita”, selanjutnya Mom or dad mengatakan picture itu “tur neraka semasa tiga quickly pull yang buas dan membakar”.

“The Is oftentimes Bird, ” diadaptasi beralaskan novel eponymous oleh Jerzy Kosiński, dibintangi pendatang anyar, Petr Kotlár, aktor more mature, Harvey Keitel, Stellan Skarsgaard, Udo Kier dan Julian Sands.

Celluloid Dreams mengantongi hak paten atas filmsnutt tersebut, melalui Celluloid Hopes dan CAA Media Financing options ikut mewakili hak-hak A definite. S. Keputusan untuk menentukan film agar Oscar diterapkan oleh Czech Film but Television Institute.